Pages

Minggu, 28 Desember 2014

KURIKULUM 2013 ADALAH KURIKULUM PROYEK

          Dalam dunia pendidikan, kurikulum merupakan jantung bagi keberlangsungan hidup sebuah lembaga pendidikan. Kurikulum yang dirancang dengan baik dapat memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan potensi-potensi yang mereka miliki sehingga dapat mencetak generasi yang berprestasi, berwawasan, dan berakhlak mulia. Oleh karena itu, dari tahun ke tahun kurikulum selalu menjadi salah satu fokus perhatian pemerintah untuk terus menerus dikembangkan atau diperbaharui.


          Saat ini, dunia pendidikan sedang “hangat” membicarakan kehadiran kurikulum baru yang konon katanya akan lebih efektif daripada kurikulum sebelumnya yaitu KTSP. Kurikulum baru ini lahir atau mulai diberlakukan pada tahun ajaran 2013 sehingga disebut kurikulum 2013. Sosialisasi kurikulum baru ini sudah dilakukan di seluruh wilayah Indonesia. Berbagai reaksi masyarakat pun beragam, ada yang antusias dan optimis bahwa kurikulum ini akan membawa angin segar bagi dunia pendidikan, ada yang meragukan, acuh tak acuh, atau bahkan mencibir.
        Tetapi Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang memberhentikan pelaksanaan kurikulum 2013 (K-13) disambut senang para guru. Mereka selama ini banyak yang merasa terbebani dengan pelaksanaan K-13 tersebut.
        Romo Benny (Pengamat pendidikan) menilai penerapan Kurikulum 2013 sangat dipaksakan. Menurutnya, kurikulum yang akan dilaksanakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan hanyalah proyek politik, karena tidak memiliki konsep pendidikan yang sesuai dengan tujuan pendidikan. Ini hanya menghabiskan anggaran milliaran rupiah tetapi setelah itu tidak berjalan, ia juga menilai menilai dunia pendidikan saat ini belum memiliki arah yang jelas. Sehingga Kurikulum 2013 tidak bermuara pada tujuan pendidikan, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.                                                                                                                                                                                                              

0 komentar:

Posting Komentar